Telaga menjer wonosobo

Telaga menjer 

telaga menjer

Telaga ini merupakan lubang kepunden kwah besar dengan lubang dalam dan besar,menapung air atau mata air dari segenap penjuru serta membuat genangan air dengan luas kurang lebih 70 ha ` dengan kedalaman 60m.Telaga menjer ini memiliki ketigian kurang lebih 1201 meter dari permukan air laut

Oleh pemeritah PLN air telga menjer di manfatkan oleh PLTA(pusat listrik tenaga air) Sebesar 24MW. Air tlaga dilarikan melalui pipa dengan diameter kurang lebih dengan 2,6m sepanjang kurang lebih 2,8km dan dari ketinggian sekitar 1200m.dpl. mengalir ke desa garung 996m.dpl. lokasi turbin,.

Volume air telaga di tambah / di aliri air dari sungai serayu melalui terowongan air sepanjang kurang lebih 3,5km, dari desa kreo ke telaga menjer di tepian bibir telaga kita temui patung orang tengkurep menggambakan seorang pria yang tengkurep, kemudian mayatnya terapung dalam posisi seperti patung itu. Patung tersebut di buat oleh mahasiswa IKIP semarang yang sedang KKN pada tahun 1976.

Terceritakan, pernah suatu ketika seorang dalang terkenal diminta untuk bermain disebuah desa. Dalang bersama- sama tukang gendang pun berangkat ke desa. Sampai di desa tujuan mereka kemudian memainkan wayang seperti layaknya mereka bisa mendalang di tempat lain akan tetapi, sejak berangkat hingga di desa tersebut, bahkan saat mendalang sang dalang di lipu perasaan yang aneh, seperti merasakan suatu ha yang tidak biasa tapi sang dalang tak kuasa mencerna ke anehan yang di rasakan.

Setelah pertunjukan selsai, sang dalang pun merasakan aneh dalam hatinya, bertambah lagi mendengar tuan rumah berpesean kalo anda meninggalkan desa ini, sebelum lewat pintu gerbang jangan menengok kebelakang ‘’ sang tuan rumah pun memberi tanda imbalan terimakasih ucapan / yang ia terima bukanlah beruoa uang akan tetapi melaihmkan sepotong kunyit .

Dalam perjalanan pulang sang dalang pun berfikir keras apa artinya semua ini, dan kunyit masih di pegang di berikanya kepada tukang gendang sambil menggerutu karena dalam pikiranya mengapa semalam mendalang hanya di beri upah sepotong kunyit.

Oleh rasa penasaran,saat akan melewati gerbang ketika satu kakinya melangakah melewati gerbang sementara kakinya yang lain belum,sangdalan menegok kebelakang  iya terkejut karena apa yang dilihat desa itu semunya lenyap dan kini di belakangnya hanya terbenntsng hanyalah sebuah telag (menjer)sedangkan kunyit yang di pegang menjadi berubah menjadi sepotong emas.berati sang dalng dan kawanya itu baru saja mendalang di dalam telaga rupanya ,itulah jawaban dari persan aneh yang semalm mengelayuti perasanya

Pemandangan sangat indah dalam lekuk lembah yang dikelilingi bukit hijau membentang di atasnya.  Berbagai tanaman seperti teh dan sayuran tumbuh di sana. Kalau menyukai petualangan,  kita dapat berjalan mengelilingi bukit- bukit  melewati kebun teh dan apabila naik lebih tinggi lagi kita akan menemukan sumber mata air panas.Dan dari ketigian di atas bukit terlihat pemandanag seutuhnya dengan latar belakang gunung sindoro dan desa.Dari kejahuan tampak kecil rakit bambu di tepian telaga yang biasanya hilir mudik membawa wisatawan